Menulis Di Atas Pasir..!!

Ini sebuah kisah tentang dua orang sahabat karib yang sedang berjalan
melintasi gurun pasir. Di tengah perjalanan, mereka bertengkar, dan salah
seorang menampar temannya. Orang yang kena tampar, merasa sakit hati, tapi dengan tanpa berkata-kata, dia menulis di atas pasir; HARI INI, SAHABAT
TERBAIK KU MENAMPAR PIPIKU. Mereka terus berjalan, sampai menemukan sebuah oasis, di mana mereka memutuskan untuk mandi. Orang yang pipinya kena tampar dan terluka hatinya, mencoba berenang namun nyaris tenggelam, dan berhasil diselamatkan oleh sahabatnya. Ketika dia mulai siuman dan rasa takutnya sudah hilang, dia menulis di sebuah batu; HARI INI, SAHABAT TERBAIK KU MENYELAMATKAN NYAWAKU.

Orang yang menolong dan menampar sahabatnya, bertanya, “Kenapa setelah
saya melukai hatimu, kau menulisnya di atas pasir, dan sekarang kamu
menulis di batu?” Temannya sambil tersenyum menjawab, “Ketika seorang
sahabat melukai kita, kita harus menulisnya di atas pasir agar angin maaf
datang berhembus dan menghapus tulisan tersebut. Dan bila sesuatu yang luar biasa terjadi, kita harus memahatnya di atas batu hati kita, agar tidak
bisa hilang tertiup angin.”

Dalam hidup ini sering timbul beda pendapat dan konflik dengan suami /
isteri, kekasih, adik / kakak, kolega, dll,karena sudut pandang yang
berbeda. Oleh karenanya cobalah untuk saling memaafkan dan lupakan masalah lalu. Manfaat positif dari continuous relationship mungkin sekali jauh
lebh besar ketimbang kekecewaan masa lalu. Nobody’s perfect. Belajarlah
menulis di atas pasir.

Ditulis dalam kisahku. Tag: , . Leave a Comment »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s