Topologi Manusia Umur 75 Tahun.!

Di awal zaman, Tuhan menciptakan seekor sapi.

Tuhan berkata kepada sang sapi

Hari ini kuciptakan kau Sebagai sapi

engkau harus pergi ke padang rumput.

Kau harus bekerja dibawah terik

matahari sepanjang hari.

Kutetapkan umurmu sekitar 50 tahun.

Sang Sapi keberatan

Kehidupanku akan sangat berat selama 50

tahun. Kiranya 20 tahun cukuplah

buatku. Kukembalikan kepadamu yang 30

tahun . Maka setujulah si Sapi.

Di hari kedua, Tuhan menciptakan monyet.

Hai monyet, hiburlah manusia. Aku

berikan kau umur 20 tahun!

Sang monyet menjawab “What? Menghibur

mereka dan membuat mereka tertawa?

10 tahun cukuplah. Kukembalikan 10

tahun padamu” Maka setujulah si monyet.

Di hari ketiga, Tuhan menciptakan anjing.

Apa yang harus kau lakukan adalah menjaga pintu rumah majikanmu.

Setiap orang mendekat kau harus menggongongnya. Untuk itu kuberikan

Hidupmu selama 20 tahun Sang anjing

menolak : “Menjaga pintu sepanjang hari

selama 20 tahun ? No way.! Kukembalikan 10

tahun padamu”. Maka setujulah

si Anjing.

Di hari keempat, Tuhan menciptakan manusia.

Sabda Tuhan: “Tugasmu adalah makan,

tidur, dan bersenang-senang.

Inilah kehidupan. Kau akan menikmatinya. Akan kuberikan engkau umur

sepanjang 25 tahun! Sang manusia keberatan, katanya “Menikmati kehidupan

selama 25 tahun? Itu terlalu pendek Tuhan.

Let’s make a deal.

Karena sapi mengembalikan 30 tahun

usianya, lalu anjing mengembalikan 10

tahun, dan monyet mengembalikan 10

tahun usianya padamu, berikanlah semuanya itu padaku. Semua itu akan

menambah masa hidupku menjadi 75 tahun.

Setuju ?” Maka setujulah Manusia.

AKIBATNYA… ……… ……… ………

Pada 25 tahun pertama kehidupan sebagai manusia dijalankan

kita makan,tidur dan bersenang-senang

30 tahun berikutnya menjalankan

kehidupan layaknya seekor sapi

kita harus bekerja keras sepanjang hari

untuk menopang keluarga kita

10 tahun kemudian kita menghibur dan

membuat cucu kita tertawa dengan

berperan sebagai monyet yang menghibur

Dan 10 tahun berikutnya kita tinggal

dirumah, duduk didepan pintu, dan

menggonggong kepada orang yang lewat

Uhuk, uhuk (batuk)… Eh, Ntong,

mo kemane lo?😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s