Mangga Kelapa yang Semakin Langka!

Mangga ini beratnya dapat mencapai antara 0.8-2 kg (yang paling dominan 1 kg-an) per buah. Dinamakan mangga kelapa karena bentuk dan ukuran buahnya mirip Kelapa gading dan berwarna hijau. Daging buahnya tebal dan bijinya relatif kecil , teksturnya lunak tak berserat, dan kandungan airnya banyak. Rasanya manis dan segar. Dibanding varietas mangga yang lain, mangga kelapa ini cukup unik, panjang tangkai buahnya dapat mencapai 0,5 m dan setiap tangkai hanya digantungi satu buah (ini yang merupakan salah satu kelemahannya namun jangan keburu dicoret dari daftar koleksi karena mangga ini mampu berbuah sepanjang musim sepanjang dirawat dan dipupuk secara benar).  Mangga istimewa dan termasuk langka ini diyakini berasal dari Medan, Sumatera Utara.

Mangga kelapa

Mangga kelapa

Tanaman ini dapat tumbuh dan berkembang baik di daerah dengan ketinggian antara 0-300 m dpl. Namun demikian, tanaman ini juga masih dapat tumbuh sampai ketinggian 1.300 m dpl.  Jenis tanah yang disukainya adalah tanah yang gembur, berdrainase baik, ber-pH antara 5,5-6, dan dengan kedalaman air tanah antara 50-150 cm. Bagusnya sih dibuat tabulampot saja, karena tanaman ini bertajuk bagus dan tidak terlalu tinggi. Selain itu dengan tabulampot pemberian nutrisi bisa dikontrol dengan lebih baik (koleksi kami ditabulampot berasal dari stek, tanaman umur sekitar 1 tahun dengan tinggi sekitar 75cm sudah mulai belajar berbunga) Pupuk yang perlu diberikan sebaiknya adalah campuran 200 g urea, 500 g TSP, dan 150 g KCl per tanaman dengan ditambah sekitar 20kg pupuk kandang. Untuk tabulampot ukuran diameter pot 45cm koleksi kami, pada saat tanam kami berikan pupuk phonska 2 sendok makan dan pupuk kandang sekitar 20kg. sedangkan untuk perawatan 1 sendok makan phonska (atau disesuaikan dengan besarnya tanaman) sebulan sekali , pupuk NPK cair yang mengandung GA3 21% empat kali per-dua minggu, pada masa berbunga. Oh ya sedikit pesan klasik jangan segan untuk memangkas bila tinggi batang sudah mencapai 1m supaya lebih produktif.

Masa panen (honeymoon-nya penghobi buah) ialah sekitar 4-5 bulan (110-150 hari) sejak bunga mekar. Petiklah buah yang masak pohon, cirinya bagian pangkal buah telah membengkak rata dan warnanya mulai menguning. Kalau dipetik saat masih belum tua rasanya agak masam. Pemetikan harus hati-hati, tidak boleh jatuh, dan getahnya tidak boleh mengenai buah mangga tersebut. Umumnya, tanaman mangga berbunga pada bulan Juni-Agustus, jadi perkiraan masa panen adalah pada bulan September-Desember.

Ditulis dalam InfoQ. Tag: , , . 6 Comments »

6 Tanggapan to “Mangga Kelapa yang Semakin Langka!”

  1. warsito suwadi Says:

    kira-kira dapet bibitnya di mana

  2. dini puspita Says:

    sebab tanaman tsb langka apa ya?

  3. Iskandar Says:

    Mungkin karena buahnya dikit (cuma satu biji per batang), jadi kurang menarik untuk usaha. Lebih cocok buat kolektor atau hiasan.

  4. ahmad Says:

    Gede banged…..

  5. Niman Says:

    punya aku banyak di pulau Alor,,
    enakx kalau waktu dLuarx warna Putih,, dalamnya kuning kemerahan,,, uenak,,,
    aku juga mau ngambil judul KTI tentang buah Mangga kelapa tsb,,,

  6. liaguk2 Says:

    Rasanya kayak apa ya??


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s