Hukuman Tanpa Kekerasan!

Waktu itu Harun masih berusia 16 tahun dan tinggal bersama orang tua disebuah lembaga yang didirikan oleh kakeknya yaitu Budi Setyo, di tengah-tengah kebun tebu, 18 mil di luar kota malang, Jawa Timur. Mereka tinggal jauh di pedalaman dan tidak memiliki tetangga. Tidak heran bila Harun dan dua saudara perempuannya sangat senang bila ada kesempatan pergi ke kota untuk mengunjungi teman atau menonton bioskop.

Suatu hari ayah Harun meminta Harun untuk mengantarkan ayahnya ke kota untuk menghadiri konferensi sehari penuh. Dan Harun sangat gembira dengan kesempatan ini. Tahu bahwa Harun akan pergi ke kota, ibunya memberikan daftar belanjaan untuk keperluan sehari-hari. Selain itu, ayahnya juga minta untuk mengerjakan pekerjaan yang lama tertunda, seperti memperbaiki mobil di bengkel.

Pagi itu, setiba di tempat konferensi, ayah berkata, “Ayah tunggu kau disini jam 5 sore. Lalu kita akan pulang ke rumah bersama-sama. “. Segera Harun menyelesaikan pekerjaan yang diberikan ayahnya.

Kemudian, Harun pergi ke bioskop, dan dia benar-benar terpikat dengan dua permainan John Wayne sehingga lupa akan waktu. Begitu melihat jam menunjukkan pukul 17:30, langsung Harun berlari menuju bengkel mobil dan terburu-buru menjemput ayahnya yang sudah menunggunya sedari tadi. Saat itu sudah hampir pukul 18:00.

Dengan gelisah ayahnya menanyakan Harun “Kenapa kau terlambat?”.

Harun sangat malu untuk mengakui bahwa dia menonton film John Wayne sehingga dia menjawab “Tadi, mobilnya belum siap sehingga saya harus menunggu”. Padahal ternyata tanpa sepengetahuan Harun, ayahnya telah menelepon bengkel mobil itu. Dan kini ayahnya tahu kalau Harun berbohong.

Lalu Ayahnya berkata, “Ada sesuatu yang salah dalam membesarkan kau sehingga kau tidak memiliki keberanian untuk menceritakan kebenaran kepada ayah. Untuk menghukum kesalahan ayah ini, ayah akan pulang ke rumah dengan berjalan kaki sepanjang 18 mil dan memikirkannya baik- baik.”.

Lalu, Ayahnya dengan tetap mengenakan pakaian dan sepatunya mulai berjalan kaki pulang ke rumah. Padahal hari sudah gelap, sedangkan jalanan sama sekali tidak rata. Harun tidak bisa meninggalkan ayahnya, maka selama lima setengah jam, Harun mengendarai mobil pelan-pelan dibelakang beliau, melihat penderitaan yang dialami oleh ayahnya hanya karena kebodohan bodoh yang Harun lakukan.

Sejak itu Harun tidak pernah akan berbohong lagi.

*Pernyataan Harun:*
“Sering kali saya berpikir mengenai episode ini dan merasa heran. Seandainya Ayah menghukum saya sebagaimana kita menghukum anak-anak kita, maka apakah saya akan mendapatkan sebuah pelajaran mengenai tanpa kekerasan? Saya kira tidak. Saya akan menderita atas hukuman itu dan melakukan hal yang sama lagi. Tetapi, hanya dengan satu tindakan tanpa kekerasan yang sangat luar biasa, sehingga saya merasa kejadian itu baru saja terjadi kemarin. Itulah kekuatan tanpa kekerasan.”

Iklan

10.000 Pengunjung dalam 5 Bulan!!

10.000 Pengunjung blog

10.000 Pengunjung Blog

aku tak pernah menyangka blogku memiliki pengunjung blog yang begitu banyak, padahal artikelnya juga tidak sebagus artikel aslinya, disini memang banyak yang copi paste, tapi  banyak juga tulisanku sendiri..

ada juga rahasianya kenapa tiap hari ada yang mampir dengan senang hati, dan tak jarang banyak yang memberikan pujian terhadap blog saya ini…

sangat menyenangkan mengurus blog, sampai saat ini saya telah mengurus beberapa blog, dan tentu bukan milik saya sendiri…

jika teman2 berminat bisa hubungi saya di sini, di blog ini.. tinggalkan komentar maka saya akan menghubungi anda. terima kasih.

Teh Untuk Menyembuhkan Kanker

Sudah sejak lama teh diyakini mampu menjaga kesehatan jantung serta mengatasi masalah bau mulut. Manfaat teh diketahui bertambah, setelah sebuah penelitian dilakukan oleh para peneliti dari Universitas Minnesota, Amerika Serikat. Teh ternyata dapat memerangi kanker kulit. Jenis teh yang dapat “melumpuhkan” sel kanker kulit adalah teh hitam dan teh hijau. Kedua jenis teh ini  engandung zat aktif yaitu polyphenol. Dalam riset yang menggunakan tikus sebagai obyek enelitian terlihat, polyphenol mampu menghambat perkembangan sel-sel kanker pada kulit tikus yang terpapar
sinar ultraviolet (UV). Sinar UV dari matahari ditengarai memicu perubahan sifat sel-sel kulit menjadi tak terkontrol hingga berubah menjadi kanker. Kandungan polyphenol teh mampu  enghentikan proses kimiawi di permukaan kulit yang bisa menimbulkan kanker.

teh untuk menyembuhkan kanker

teh untuk menyembuhkan kanker

Dalam riset ini, para peneliti sengaja menyinari tikus dengan sinar ultraviolet B. Setelah beberapa lama, kulit tikus itu lalu dibasuh dengan larutan polyphenol dari teh hijau. Hasilnya, kadar protein dan enzim yang bisa memicu kanker mengalami penurunan. Hal ini tak terjadi pada tikus yang tidak diberi polyphenol. Zigang Dong, pemimpin penelitian ini mengatakan, teh hitam juga mengandung polyphenol seperti halnya teh hijau.

Menurut saya, untuk mendapatkan khasiat antikanker kulit ini seseorang harus minum teh dalam jumlah banyak, agar zat aktif tehterkumpul di kulit. ”Sekitar 10 cangkir sehari. Tentu akan lebih mudah dengan cara mengoleskannya dalam bentuk krim. Cara ini lebih efektif.” Karena itu,
Zigang dan para koleganya sedang berusaha mengembangkan lotion polyphenol.